Sebuah poster yang bergambar Anggodo Widjojo memakai seragam polisi menjadi sasaran kemarahan massa yang melakukan aksi mendukung KPK di Bundaran HI, Jakarta Pusat (Jakpus). Poster itu diinjak-injak secara beramai-ramai.
Buaya menjadi pusat kemarahan dalam aksi massa berbagai elemen di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Sekitar 100-an orang yang menggelar konvoi buaya, membawa buaya warna biru berukuran besar yang menjadi bulan-bulanan massa.
Presiden SBY menjadi sasaran tembak dalam aksi CICAK di Bundaran HI. "Presiden harus lakukan reformasi penegak hukum untuk rakyat, jangan membuat dagelan hukum ala film India," ujar massa berjubah putih.
Aktivis Cinta Indonesia Cinta KPK (Cicak), Effendi Ghazali, membacakan puisi di hadapan sekitar seribu orang pendukung KPK. Puisi Effendi itu diberi judul 'Republik Mimpi Buruk'.
"Presiden harus bangun, Presiden sudah terlalu lama tertidur. Terlalu banyak pidato, banyak yang lebih penting dibanding pidato Ganyang Mafia!" orasi Eep di Bundaran HI.
Ratusan orang pendukung KPK tumpah ruah di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta bergabung jika benar-benar berkomitmen atas pemberantasan korupsi.
Puluhan pengendara sepeda yang ingin melepas lelah sembari menantikan Konser CICAK di Bundaran HI harus gigit cari. Mereka diusir polisi karena membuat macet arus lalu lintas.