Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah baru saja menerbitkan obligasi global atau surat utang global dengan nilai US$ 4,3 miliar.
Bank Indonesia (BI) menyebut cadangan devisa Indonesia saat ini masih cukup untuk stabilisasi nilai rupiah hingga pembayaran utang luar negeri (ULN) pemerintah.
Ketua Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) Budihardjo Iduansjah mengatakan pihaknya ingin memberikan THR namun sulit karena minim pemasukan.
Bank Indonesia menjelaskan kondisi keuangan global termasuk Indonesia masih terdampak Covid-19 dan memengaruhi pergerakan pasar keuangan berbagai negara.