Ada pemandangan berbeda dalam sidang paripurna DPR kali ini. Bila biasanya sidang paripurna hanya diliput oleh media nasional tetapi siang hari ini, media asing ikut meliput.
Sebagai partai motor koalisi Partai Demokrat (PD) dinilai sudah kehilangan taringnya. Hal ini terlihat dari kegagalan PD dalam meloloskan Yunus Husein menjadi komisioner KPK.
Setelah ngaret satu jam, akhirnya rapat paripurna DPR dengan agenda penetapan empat pimpinan KPK dimulai. Namun, rapat hanya dihadiri 284 anggota, atau setengah anggota DPR yang jumlahnya 560 orang.
Rapat paripurna DPR mengagendakan penetapan pimpinan KPK. Namun justru dalam rapat itu, anggota DPR ramai melakukan interupsi tentang rencana penerapan sistem absen finger print.
Hari ini DPR menggelar sidang paripurna yang beragendakan menetapkan pimpinan KPK terpilih. Sidang paripurna ini molor 1,5 jam karena tak kunjung kuorum.
Partai Gerindra menilai tidak lolosnya Yunus Husein menjadi pimpinan KPK menjadi tamparan untuk Setgab Koalisi. Setgab telah gagal mengamankan Yunus yang dijagokan PD untuk menduduki kursi pimpinan KPK.
DPR kembali menggelar sidang paripurna. Sidang paripurna kali ini salah satunya menyampaikan laporan terkait pemilihan pimpinan KPK yang dilakukan oleh Komisi III DPR.
Penyelenggaraan haji usai sudah. Tim pengawas penyelenggaraan ibadah haji 1432H/2011 menilai Kementerian Agama (Kemenag) telah melakukan kesalahan besar dalam penyelenggaraan haji. Apa saja?