Imbas serangan tersebut memaksa Kerajaan Arab Saudi memangkas produksi minyaknya hingga 5,7 juta barel per hari atau mencapai 50% dari total produksi harian.
Fasilitas minyak Arab Saudi, Saudi Aramco, kembali diserang drone. Serangan drone itu memicu kebakaran di dua lokasi berbeda di kompleks fasilitas minyak Saudi.