Wiranto membeberkan awal mula proses penyerahan jabatan ketum partai Hanura kepada Oesman Sapta Odang (OSO). Wiranto mengaku penyerahan itu hanya rekayasa.
Perseteruan Wiranto dan OSO soal penguasaan Hanura kian panas. Wiranto buka-bukaan awalnya dia ingin jadikan OSO ibarat 'ketum boneka', namun OSO memberontak.
"Sori ya, soal rekayasa itu saya akan tidak mau mencampuri rekayasa. Karena saya bicara fakta, rekayasa itu kan sesuatu yang direka dan biasa," kata OSO.
Ketua Dewan Kehormatan Partai Hanura Chairuddin Ismail menilai Hanura di bawah kepemimpinan OSO tak punya branding. Oleh sebab itu, Hanura tak lolos ke DPR.