Pembacaan puisi yang dilakukan langsung oleh penyairnya akan sulit bila ditiru oleh peserta lomba. Para peserta lomba tidak banyak menyukai pembacaan puisi.
Peneliti sebut virus Corona setidaknya sama mematikannya dengan pandemi flu 1918, jumlah kematian bisa lebih buruk jika pemimpin dunia gagal mengendalikannya.