Proyek MRT diyakini bakal mengurangi kemacetan di Jakarta. Moda transportasi ini diperkirakan bakal memancing satu hingga dua juta orang pengguna kendaraan pribadi beralih ke MRT.
Meluncurnya program mobil murah dikhawatirkan membuat lalu lintas makin padat, terutama di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Jokowi harus segera mengambil kebijakan baru.
“Coba bayangkan. Di depan rumah dipatok pagar ada pembangunan tapi kita dikasih tahu arahnya bagaimana nanti. Lha, ini gak ada sosialisasi terbuka. Kami tanya, mereka bingung jawabnya.”
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan para kepala daerah dari 10 ibukota negara yang tergabung dalam ASEAN berkumpul hari ini di Hotel JW Marriott. Mereka membahas persiapan ASEAN Economic Community (AEC) 2015 mendatang.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berjanji mencabut ketentuan moratorium izin pembangunan mal bila kemacetan di Jakarta sudah bisa ditangani.
Tahap persiapan pembangunan MRT mulai berlangsung di sepanjang jalan Fatmawati, Jakarta Selatan. Tak sedikit yang antusias, namun ada pula warga yang was-was akan mega proyek senilai Rp 16 triliun.
Dubes AS untuk ASEAN David Lee Carden menawari Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berbagi pengalaman mengenai tata ruang kota. Carden tidak mau Jakarta mengulangi kesalahan AS.
Satu lagi komentar bernuansa 'miring' pada mobil murah muncul dari pejabat pemerintah. Menhub EE Mangindaan berharap low cost green car (LCGC) alias mobil murah tidak terlalu banyak beredar di Jabotabek.