Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan ekonomi Indonesia kembali masuk dalam jajaran negara dengan pendapatan menengah atas (upper middle income).
Bank Dunia mengeluarkan lebih dari US$ 157 miliar atau Rp 2.250,91 triliun (kurs Rp 14.337) untuk melawan dampak kesehatan, ekonomi, dan sosial dari COVID-19.
Biaya hidup sudah sangat tinggi di Amerika Serikat (AS). Konflik Rusia-Ukraina bisa membuatnya jadi lebih buruk bahkan bisa mendorong inflasi melebihi 10%.
Yellen menyebut, negara berkembang juga harus berinvestasi besar pada sistem kesehatan negara. Jadi jangan cuma membelanjakan anggaran untuk sektor kesehatan.