Setelah dipadati dan ditinggal 5 ribu demonstran menuju kawasan Monas, Bundaran Hotel Indonesia (HI) lengang. Hanya ada satu dua kendaraan yang lewat. Suasana cukup sepi dipayungi mendung.
20 orang yang menamakan diri rakyat bergerak melakukan unjuk rasa didepan gerbang Gedung DPR/MPR. Di antara peserta yang melakukan aksi, ada seseorang yang menggunakan seragam Partai Gerindra.
Selain di lokasi demo yang sedikit tersendat, lalu lintas di penjuru Jakarta terpantau lancar. Orang kantoran malas keluar untuk makan siang. Mereka lebih memilih tinggal di kantor.
Kabar meninggalnya Andi Paralai, orator demo dari Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) dalam aksi unjuk rasa memperingati Hari Antikorupsi Internasional di Bundaran HI, telah sampai ke Presiden SBY.
Tidak mau ketinggalan, sekitar 100 aktivis Partai Golkar juga ikut menyemarakkan aksi Hari Antikorupsi Sedunia. Mereka datang menggunakan atribut Golkar dengan nomor pemilihan umum tahun 2004, nomor 23.
Aksi demo memperingati Hari Antikorupsi Sedunia ternyata tidak berpengaruh pada aktivitas di sejumlah pertokoan di Jakarta. Aktivitas di pusatĀ elektronik seperti Glodok dan Mangga Dua berjalan seperti biasa.