detikFinance Masih Tinggi, Dolar AS Pagi Ini Rp 15.180 Pagi ini kurs dolar AS Rp 15.180, tak berbeda jauh dengan kurs dolar AS sore kemarin di Rp 15.179. Jumat, 05 Okt 2018 10:18 WIB
detikFinance Darmin hingga Petinggi BI Merapat ke Kantor Sri Mulyani Pagi Ini Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution hingga sejumlah petinggi BI menyambangi kantor Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pagi ini. Jumat, 05 Okt 2018 08:49 WIB
detikFinance Suntik Modal Bank Muamalat, Investor Mesti Siapkan Rp 4 Triliun OJK memberi persyaratan kepada investor untuk menyiapkan Rp 4 triliun yang ingin menyuntik modal ke Bank Muamalat yang menyuntik modal. Kamis, 04 Okt 2018 20:44 WIB
detikFinance Dolar AS Sempat Tembus Rp 15.200 Dolar AS sempat menyentuh level Rp 15.204, sebelum akhirnya mereda ke Rp 15.179 per pukul 18.28 WIB. Kamis, 04 Okt 2018 18:50 WIB
detikFinance Dolar AS Hampir Rp 15.200, Bos OJK: Pasti Cuma Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso meyakini penguatan dolar AS hanya bersifat sementara. Kamis, 04 Okt 2018 17:50 WIB
detikFinance Soal Ekonomi Dunia, Bos OJK: Lagi Goyang OJK menyebut kondisi ekonomi global sedang tidak menentu karena kenaikan suku bunga acuan The Fed dan perang dagang antara AS dan China. Kamis, 04 Okt 2018 17:45 WIB
detikFinance BTN Beri 'Cuti' Bayar Cicilan untuk Nasabah Korban Gempa Palu PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) memberikan keringanan untuk nasabahnya yang terdampak gempa di Palu dan sekitarnya. Kamis, 04 Okt 2018 17:19 WIB
detikFinance Korban Gempa Palu Bisa Tunda Cicilan Kredit Sampai 3 Tahun OJK akan memberikan kelonggaran-kelonggaran pada debitur yang terkena dampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Seperti apa kelonggarannya? Kamis, 04 Okt 2018 16:40 WIB
detikFinance OJK Masih Hitung Kredit yang Terdampak Gempa dan Tsunami Sulteng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih menghitung penyaluran kredit bank yang terkena dampak gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah. Kamis, 04 Okt 2018 16:20 WIB
detikFinance Bos OJK Sebut Bunga Kredit Tak Langsung Ikuti Kenaikan Acuan BI Perbankan tidak mutlak menyesuaikan bunga pinjaman atau kredit kendati Bank Indonesia (BI) beberapa kali menaikkan suku bunga acuannya. Kamis, 04 Okt 2018 16:08 WIB