Penguatan dolar AS dipicu kepanikan pasar akibat penyebaran corona di berbagai negara. Angka ini hampir mendekati dolar AS saat krisis 1998 di Rp 16.800.
Bank Indonesia (BI) menyesuaikan jadwal operasional dan layanan publik mulai 30 Maret hingga 29 Mei 2020 untuk mendukung upaya penanggulangan corona (covid-19).