Menurut Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan Roeslani, kondisi ekonomi saat ini sangat beras gara-gara wabah Corona. Ekonomi triwulan II diprediksi minus.
Berkoordasi dengan pemda, pemerintah pusat menyatakan duplikasi data penerima bantuan masih lebih baik daripada warga yang membutuhkan tetapi tidak dapat.