Balai Taman Nasional Gunung Rinjani menutup jalur pendakian selama 10 hari. Diklaimsebagai upaya meningkatkan keselamatan setelah insiden tewasnya pendaki.
Pelaku usaha wisata di sekitar Gunung Rinjani menggalang dana lebih dari Rp 100 juta untuk perbaikan jalur pendakian, demi keselamatan dan kenyamanan pendaki.
Pendaki Malaysia, NAH, terjatuh di Gunung Rinjani namun berhasil dievakuasi dengan luka ringan. Yarman mengingatkan pentingnya keselamatan saat mendaki.
Paul Farrel, pendaki asal Irlandia juga terperosok di jurang Gunung Rinjani pada Oktober 2024 silam. Beruntung, ia dapat diselamatkan Tim SAR gabungan.