Nazaruddin mengungkap Anas Urbaningrum terpilih jadi ketua umum Partai Demokrat karena money politics. Saat hari H kongres digelontorkan US$ 11 juta untuk pemenangan Anas.
Tino Selestinus Angelo Ola, pria yang melaporkan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Jhonny Allen Marbun ke KPK ketakutan. Setelah melapor KPK, ia sering menerima teror.
KPK sudah memblokir aset milik tersangka kasus suap di Kemenpora M Nazaruddin. Dia tidak bisa lagi menggunakan hartanya di bank. Bagaimana kondisi keuangannya sekarang?
M Nazaruddin ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap di Kemenpora, PD seolah diombang-ambing ombak besar. Nazar dinilai bak duri dalam daging yang justru dipakai lawan politik PD.
Nazaruddin rupanya pernah merasa ketakutan kalau telepon selulernya disadap. Hal itu terungkap dalam perbincangan dengan Mindo Rosalina Manulang. Serius?
Kasus dugaan kebocoran anggaran terjadi dalam kasus wisma atlet. Diduga ada patgulipat dalam anggaran proyek untuk SEA Games itu. Bagaimana tanggapan Kemenkeu?
Kasus Nazaruddin juga menjadi perhatian Kemenko Polhukam. Tidak heran kalau Menko Polhukam Djoko Suyanto pun sampai menyiapkan sejumlah langkah guna menangkap Nazaruddin.
Ketua Umum PD Anas Urbaningrum duduk di kursi panas gara-gara ulah Nazaruddin. Anas menegaskan BBM mantan bendahara umum PD itu keliru semua. Anas 'menantang' Nazaruddin segera pulang.
Isu calo anggaran mencuat seiring terkuaknya kasus hukum Nazaruddin. Ternyata praktik kongkalingkong guna meraup untung lewat proyek-proyek pemerintah bukan praktik baru.