"Dijual Rp 25.000/kg. Kadang diantar, kadang dijemput di tengah jalan. Sabtu minggu ramai, banyak yang untuk pesta dan arisan. Sekali pesan 20-50 kg," kataseorang penadah.
Meski berbahaya karena keamanannya tidak terjamin, daging celeng masih jadi komoditas yang sering diselundupkan di Indonesia. Apa bahayanya daging ini?
"Daging celeng mirip daging sapi. Justru dibanding dengan daging babi (ternak) masih bisa dibedakan. Kalau dengan daging sapi seratnya mirip," kata Badan Karantina.
Penyelundupan daging celeng terus terjadi. Terbaru, daging celeng seberat 1,5 ton diselundupkan dari Sumatera ke Jawa dengan truk yang juga mengangkut jengkol.
Badan Karantina Kementerian Pertanian bersama Bareskrim Mabes Polri menggerebek rumah petakan di wilayah Bekasi, karena jadi tempat penadah daging celeng.