Gedung Putih menegaskan AS tidak terlibat dalam serangkaian serangan yang melibatkan ledakan perangkat komunikasi secara massal di berbagai wilayah Lebanon.
Kecurigaan kembali mengarah pada Israel setelah ribuan perangkat walkie-talkie yang digunakan anggota Hizbullah di Lebanon meledak serentak pada Rabu (18/9).