Upaya tim SAR mencari 9 nelayan Situbondo yang hilang di Selat Madura kembali tidak membuahkan hasil, Selasa (22/1/2013). Sekitar pukul 16.15 Wib, pencarian hari ketiga ini terpaksa dihentikan sementara.
Upaya pencarian terhadap 9 nelayan yang hilang di Selat Madura dihentikan sementara. Pasalnya, penyelam dari tim SAR yang dikerahkan tak mampu menjangkau kedalaman dasar laut di titik lokasi tenggelamnya 2 perahu motor jenis selerek tersebut.
Helikoper Bell 412 HA-5164 milik Skuadron 11 TNI AD yang dikerahkan untuk melakukan pencarian dua sekoci berisi 15 ABK kapal Tirta Samudra XII akhirnya membuahkan hasil. Setelah berada di udara sekitar dua jam, dua sekoci tersebut ditemukan di perairan Rembang.
Kekerasan oknum TNI AU terhadap wartawan di Pekanbaru, Riau, bulan Oktober 2012 lalu sempat menjadi berita hangat. KSAU Marsekal Madya Putu Dunia tak ingin hal itu terulang lagi.
Tim SAR gabungan hingga Minggu (6/1) malam masih mencari 7 korban speed boat yang terbalik dan tenggelam di Sungai Barito, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.
Kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 yang terjadi Mei lalu menjadi duka mendalam bagi dunia penerbangan Indonesia. Tak hanya Sukhoi, KNKT mencatat tahun ini telah melakukan investigasi pada 27 kecelakaan pesawat.
KNKT menyebut penyebab matinya radar di Bandara Seokarno-Hatta karena kapasitor yang mengalirkan listrik dari Uninteruptible Power Supply (UPS) I ke UPS II terbakar. Pihaknya kini masih menyelidiki penyebab terbakarnya kapasitor itu.
KNKT dilibatkan dalam penyelidikan matinya radar Bandara Seokarno-Hatta, Cengkareng beberapa minggu lalu. Hasil Awal investigasi KNKT, mengungkapkan radar di Bandara Soekarno-Hatta tidak mengalami kerusakan.