Amerika Serikat mengumumkan pengerahan aset militer tambahan ke Timur Tengah, termasuk kapal perusak pertahanan rudal balistik dan pesawat pengebom B-52.
Presiden Prabowo Subianto melantik Dudung Abdurachman sebagai Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional. Dudung menyebut Wantimpres sudah tak ada.