Jika Pohon Karet Benggol yang semula ada di Jalan Braga kini telah berganti Pohon Tabebuya, lalu akan dikemanakan pohon seharga Rp 2 juta itu? Ternyata Distam Kota Bandung sedang menyiapkan tempat kejutan untuk menempatkan pohon tersebut.
Sekretaris Dinas Pertamanan Kota Bandung mengungkapkan harga satu Pohon Tabebuya lebih murah dibanding Pohon Karet Benggol yang harganya Rp 2 juta per pohon. Meski begitu Arif tidak bisa menyebut harga pasti satu Pohon Tabebuya tersebut.
Pohon Tabebuya yang baru di tanam di Jalan Braga menggantikan Pohon Karet Benggol adalah jenis pohon pelindung berbunga asal Australia. Kemungkinan Bunga Tabebuya bisa dinikmati bunganya sekitar 4 bulan mendatang.
Menanggapi masih sedikitnya daun pohon Tabebuya yang baru ditanam di Jalan Braga, sehingga masih terasa panas saat melintas di jalan tersebut, Sekretaris Dinas Pertamanan Kota Bandung Arief Prasetya mengungkapkan hal itu merupakan hal yang lumrah.
Hadirnya pohon Tabebuya di sepanjang Jalan Braga, rupanya langsung ditanggapi warga Bandung. Warga menilai, pohon tersebut belum jadi solusi. Terutama menghalau terik matahari.
Pohon di sepanjang Jalan Braga yang semula berjenis Karet Benggol, kini sudah berganti wujud. Puluhan pohon Tabebuya sudah tertanam di kiri dan kanan kawasan tersebut.
Angin kencang disertai hujan deras yang melanda Kota Medan mengakibatkan sebuah baliho di Jl Kapten Muslim rubuh dan menimpa dua pengendara sepeda motor.
Sebanyak 82 pohon Karet Benggol yang ditanam di Jalan Braga akan dicabut. Pepohonan yang kini tingginya rata-rata 2 meter itu akan diganti dengan pohon dari Australia, yaitu Kabebuya, tanaman yang satu famili dengan kamboja.
Pencabutan pohon Karet Benggol di sepanjang Jalan Braga sengaja dilakukan karena pohon rusak oleh hama. Dinas Pertamanan Bandung akan mencabut seluruh pohon yang berjumlah 82 batang tersebut.