Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin (BGS) menjabarkan bedanya krisis akibat pandemi COVID-19 dengan krisis lainnya yang pernah dihadapi Indonesia.
Virus Corona menyebabkan harta 50 orang terkaya Indonesia secara akumulatif anjlok 1,2%, atau US$ 1,6 miliar atau sekitar Rp 22,66 triliun (kurs Rp 14.166).
Ratusan orang di India dilaporkan terserang penyakit misterius di tengah pandemi COVID-19. Bahkan ditemukan adanya nikel dan timbal dalam sampel darah pasien.
Dengan berbagai tantangan bisnis yang ada, aplikasi CRM (customer relationship management) Indonesia sudah semakin berkembang dan kemampuannya telah berevolusi.