Menjadi tanda tanya besar ketika dokumen KPK bisa muncul dalam sidang praperadilan yang diajukan Firli Bahuri atas status tersangkanya di Polda Metro Jaya.
ICW menyayangkan 'pesta diskon' yang diberikan kepada para koruptor. Hal itu dinilai mencederai upaya pemberantasan dan pencegahan korupsi di Indonesia.
Apa jadinya jika sektor yang digadang memberi kontribusi besar dalam mencetak generasi antikorupsi justru menjadi lahan empuk untuk mengeruk kekayaan pribadi?