Situs penjualan buku Amazon dihebohkan dengan profil penulis yang buku-bukunya laku keras. Ia adalah seorang penjaja teh di India yang mengalami perjalanan panjang sebagai penulis.
Belasan anak berhadapan dengan hukum (ABH), sebutan bagi napi anak, terlihat serius mengikuti materi yang diberikan guru di dalam ruang kelas yang masih baru.
Selain menyerang warga sipil, ISIS kerap menghancurkan warisan sejarah dan budaya, termasuk buku dan manuskrip penting. Kondisi tersebut membuat pemerintah Irak berniat mendigitalkan koleksi penting mereka.
Salah satu fasilitas yang paling banyak dicari para tamu saat menginap di sebuah hotel adalah kolam renang. Saat bermalam di The Library, Koh Samui, Thailand, tamu akan merasa sedang berenang di kolam darah. Kok bisa?
Di sela-sela waktunya, seorang penjaja teh dari India menulis sejumlah novel berbahasa Hindi. Buku-buku karangannya kemudian dijual lewat situs Amazon.