Polisi terus mengejar pelaku peladakan bom di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Mereka kini tengah memeriksa tiga orang terduga pelaku peledakan tersebut.
Gambar di atas merupakan paket bom yang meledak di SM Swalayan, Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Sabtu (18/06/2011) pagi tadi. Pihak polisi menyatakan bom yang meledak tersebut ada satu paket.
Peket yang dikirim di SM Swalayan, Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, diketahui berisi 2 rangkaian bom besar dan kecil. Beruntung tidak semua rangkaian meledak, dan hanya rangkaian kecil yang meledak.
Walikota Lubuk Linggau Riduan Effendi mengimbau masyarakat waspada menyusul ledakan bom rakitan di SM Swalayan, Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Pemilik swalayan, Hindra Sumardjono, masih dirawat di rumah sakit.
Mabes Polri menduga ledakan bom rakitan di sebuah swalayan di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan dilakukan oleh jaringan terorisme. Pihak Mabes Polri pun telah mengirimkan tim Densus 88 ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.
Ledakan bom rakitan terjadi di sebuah swalayan yang terletak di Jl Yos Sudarso, Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Ledakan mengakibatkan si pemilik swalayan, Hindra Sumarjono, mengalami luka-luka.
Densus 88 telah menangkap kaki tangan Dulmatin, Sudirman alias Yasir di Pemalang, Jawa Tengah terkait terorisme. Sudirman juga diduga ikut terlibat dalam ledakan bom Bali I dan II.
Akhir-akhir ini bangsa kita gaduh oleh sejumlah kasus skandal yang merugikan dan merusak tatanan kenegaraan. Menggurita di lembaga pemerintahan (eksekutif, legislatif, yudikatif).
Suprapto (54), tersangka kasus ledakan di SMPN 4 Kepanjen tak menyangka bubuk petasan miliknya berakibat fatal. Dia mengaku, bubuk petasan itu dimiliknya untuk pelengkap saat dirinya melakukan tugas jaga malam.