Presiden Jokowi kembali menyatakan ketidakpuasan kinerja para menterinya selama menjalani WFH seperti sedang cuti. Ini pendapat Pakar Hukum Tata Negara Unair.
"Kemarahan presiden harus dimaknai sebagai pelecut semangat bagi para menteri untuk bekerja lebih maksimal dan mengambil terobosan luar biasa," kata Awiek.