Untuk pertamakalinya Car Free Day alias hari bebas kendaraan digelar di Jalan Pramuka, Jakarta Timur. Meresmikan acara ini, Walikota Jakarta Timur Murdhani membagikan 1.000 pohon.
Janda almarhum Sophan Sophiaan, Widyawati, menuntut kejujuran soal penyebab kematian suaminya. Namun Widyawati menolak dengan tegas jika makam suaminya harus dibongkar.
Hendaknya pemerintah memperhatikan nasib buruh /pegawai dengan membebaskan pajak pesangon atau menurunkan pajak serendah-rendahnya. Toh semasa bekerja pegawai sudah patuh membayar pajak.
Sebuah mobil mewah yang dikendarai oleh wanita muda berparas cantik secara mengejutkan menabrak tiang listrik dan pagar rumah. Kontan peristiwa ini membuat warga sekitar kaget dan berhamburan keluar.
Transfer dinyatakan gagal namun saldo saya terdebet 3.9 juta. Saya shock hampir pingsan dan saya langsung check ATM Mandiri. Ternyata saldo tetap saldo awal. Tidak bertambah sepeser pun.
Dua jenderal meminta Widyawati lapor polisi jika memang ada keganjilan dari kematian Sophan Sophiaan. Namun Widya menolak. "Saya hanya mau kejujuran," ucapnya dengan menangis.
Seratus hari lebih setelah kepergian Sophan Sophiaan, Widyawati masih menyimpan duka. Widya pun meminta kematian almarhum suaminya tidak ada yang ditutup-tutupi.
Widyawati curiga Sophan Sophiaan meninggal bukan karena murni kecelakaan, tapi ditabrak. Siapa penabraknya? Isunya si penabrak adalah seorang mantan jenderal. Benarkah?
Kecurigaan Widyawati soal meninggalnya Sophan Sophiaan semakin menguat setelah melihat hasil foto rontgen suaminya. Menurut Widya ada kejanggalan dalam hasil rontgen itu.