Sepertinya tim perumus yang sudah dibentuk SBY sepertinya tidak akan berkoordinasi dengan KPK. Anggota tim perumus dinilai sudah kredibel untuk memilih kandidat terbaik pimpinan sementara KPK.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah membentuk tim perumus nama-nama Plt Pimpinan Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi. Keppres tersebut telah ditandatangani Rabu (23/9/2009) pagi.
Presiden SBY membentuk tim khusus untuk merekomendasikan tiga nama calon pelaksan tugas sementara pimpinan KPK. Tim yang terdiri dari 5 orang itu akan bekerja hingga 7 hari ke depan.
Perpu Plt Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah ditandatangani oleh Presiden. SBY diharapkan memilih para mantan pimpinan jilid I untuk jadi pelaksana tugas sementara KPK.
Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Bibit Samad Rianto mengatakan KPK sekarang lebih bagus daripada periode sebelumnya. Banyak anggota DPR pelaku korupsi yang kiniĀ dijebloskan ke penjara.
Presiden harus berani memilih figur menteri yang tepat. Jika hal tersebut diabaikan dan sang Presiden lebih mengakomodir kepentingan politik bisa diprediksi upaya membasmi korupsi lima tahun mendatang akan jauh panggang dari api.
Dua pimpinan KPK Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Riyanto harus diperiksa oleh tim komite etik KPK. Hal ini perlu dilakukan sebagai dasar hukum pembuktian kalau keduanya tidak bersalah.
KPK diminta segera memanggil petinggi Polri berinisial SD jika dia memang terlibat kasus Bank Century. Hal itu diperlukan untuk menunjukkan keseriusan KPK dan memperlihatkan kinerjanya masih tetap ada setelah 2 pimpinannya dijadikan tersangka.
Sekitar 100 tokoh nasional yang terdiri dari para aktivis, penggiat antikorupsi, dan mantan pimpinan KPK berkumpul di Gedung KPK menggelar diskusi. Pimpinan KPK memanfaatkan momen tersebut untuk curhat.