"BNPT sangat prihatin terhadap kejadian tersebut dan aksi terorisme tidak dapat dikaitkan dengan suatu agama, suku dan kebangsaan tertentu" kata Boy Rafli Amar.
ISIS-K mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom di bandara Kabul, Afghanistan. Presiden AS, Joe Biden, bahkan memerintahkan serangan terhadap mereka.