Situasi pandemi COVID-19 menjadi pemantik bagi segenap komponen bangsa, tak terkecuali para santri, untuk bahu-membahu berkontribusi bagi negeri di masa krisis.
Kisah Sri Tanjung terkait nama Banyuwangi terpenggal sampai Sri Tanjung meninggal. Namun di buku budayawan Banyuwangi Aekanu Hariyono, Sri Tanjung hidup lagi.