Nama-nama itu tertulis di tembok kamar sekaligus ruangan yang biasa dipakai pelaku melatih musik. Predator seks di Sukabumi ini mengaku mencabuli 30 orang.
Dari penggeledahan itu, polisi menyita senapan kaliber 223 semi-otomatis. Polisi menduga senjata ini adalah senjata yang sama pada insiden 28 Juni lalu.