Setelah dikecam sebagai tindakan diskriminatif, pemerintah Hong Kong sementara menyetop rencana wajib vaksin COVID-19 bagi pekerja migran di sektor domestik.
Amnesty International mengatakan perlu ada tindakan diambil untuk melepaskan 41 perempuan migran dari Sri Lanka yang ditahan di pusat penahanan di Arab Saudi.
Fitria bekerja di sebuah perumahan atau vila Amir di kota Ta'if. Meski sudah bekerja selama hampir 16 tahun, Fitria mengaku belum bertemu dengan majikannya.