Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) mempunyai gagasan agar beras OP yang disebar oleh Perum Bulog ke pasar tak masuk gudang-gudang para pedagang pasar.
Lonjakan harga beras khususnya di Jakarta sudah terjadi sejak awal Februari 2015. Setidaknya ada 4 faktor yang menyebabkan harga beras melonjak, termasuk faktor kartel pedagang beras oleh para mafia.
Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menemukan di beberapa pasar induk ada pengoplosan beras operasi pasar dengan beras lainnya. Sehingga secara otomatis tidak ada penurunan harga seperti yang diharapkan pemerintah.
Perum Bulog memastikan beras yang dijual dalam operasi pasar berkualitas bagus. Warnanya tidak kuning, berukuran besar, wangi, serta terbebas dari kutu dan kotoran yang mengganggu lainnya.