PKS menentang koalisi Setgab dengan menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Sebagai mitra di koalisi, Golkar tak melihat hal itu sebagai masalah dan malah mengapresiasi sikap PKS.
Dirut BTPN Jerry Ng mendukung niat pemerintah untuk menaikan harga BBM bersubsidi. Ia menilai persoalan subsidi layaknya penyakit yang sudah diketahui namun tidak pernah diobati.
Harga-harga barang pada Mei lalu masih cenderung turun, meski tipis, yang ditunjukkan dengan angka deflasi 0,03 persen. Sebelumnya, para analis memperkirakan harga bakal naik pada Mei, setelah turun pada April.
Kenaikan harga BBM bersubsidi yang direncanakan pemerintah ternyata berdampak buruk terhadap perbankan. Sebab suku bunga diperkirakan akan naik dan memungkinkan kredit macet meningkat.
PKS benar-benar sudah melupakan komitmen di koalisi. Di tengah kesepakatan menaikkan harga BBM di rapat Setgab, PKS justru menebar spanduk menolak kenaikan harga BBM.
Puluhan kader HMI berunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di kantor Pertamina Divre VII, Jalan Garuda, Makassar. Aksi sempat ricuh, beberapa di antaranya dibogem polisi. Mahasiswa membalas dengan cara lain.
Di rapat Setgab PKS setuju, sementara di luar PKS menebar spanduk penolakan kenaikan harga BBM. PAN mempersilakan Presiden SBY sebagai pimpinan tertinggi Setgab koalisi untuk mengambil tindakan.