Kadishub DKI Syafrin Liputo mengatakan persentase peningkatan penumpang angkutan umum imbas penerapan ganjil-genap di DKI Jakarta hanya sekitar 4 persen.
"Masyarakat Jakarta lebih dulu menyikapi COVID. Dulu Gubernur lebih awal minta bekerja, sekolah, beribadah di rumah. PSBB mulai, masyarakat patuh," kata Riza.
Pemprov DKI mencermati masukan dari pemerintah pusat yang meminta ganjil genap dievaluasi. Pemprov akan mengevaluasi bersama jajaran Dishub dan Polda Metro.
Satgas COVID-19 mengungkap ada rumah sakit yang mematok harga tes swab Rp 2,5 juta. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta hal itu ditelusuri lebih lanjut.