Air mata Lastri (30) berderai setelah memastikan jenazah bocah di kamar mayat RSUD Bangil benar keponakannya, M Ryan (9), yang hanyut jadi korban Bus Tentrem. Dia tak mampu menahan kesedihannya.
Usai identitas bocah laki-laki usia 2 tahun diketahui, dua korban hanyut kecelakaan bus PO Tentrem di Purwodadi, Pasuruan, juga diketahui. Kedua korban tak lain ayah dan kakak dari Rosyid.
Sepasang mata Entis Sutisna (49) berlinang. Benaknya goyah lantaran sudah tiga hari sang anak, Dirga Prihat (15), belum terdeteksi tim SAR Brimob Polda Jabar. Tubuh bocah tersebut hanyut terseret arus Sungai Cikapundung Kolot.
Dirga Prihat (15) belum diketahui nasibnya. Bocah tersebut sudah tiga hari hanyut terseret arus Sungai Cikapundung Kolot (anak Sungai Cikapundung) di kawasan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung. Tim SAR Brimob Polda Jabar masih melakukan pencarian tubuh siswa SMP YPU Bandung itu.
Tim SAR Brimob Polda Jabar mencari Dirga (12) yang terseret arus Sungai Cikapundung Kolot (anak Sungai Cikapundung). Bocah tersebut hanyut setelah kirmir sungai ambruk di Jalan Kebon Gedang III, RT 4 RW 7, Kelurahan Meleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Sabtu (22/12/2012) kemarin.
Tembok pembatas antara anak Sungai Cikapundung dan jalan di Jalan Maleer Indah runtuh sepanjang 30 meter. Tiga anak yang berada tak jauh dari lokasi pun hanyut terbawa arus sungai. Dua bocah berhasil ditemukan warga dengan kondisi selamat. Satu korban lagi bernama Dirga, hingga kini belum ditemukan.
Seorang balita, I Putu Eka Bobi Anggara Putra (5) dilaporkan hilang terseret arus Sungai Badung Denpasar, sekitar pukul 15.30 WITA. Hingga saat ini, bocah tersebut belum ditemukan oleh petugas.
Korban yang hanyut di Sungai Buntung Bungurasih satu per satu berhasil ditemukan. Setelah Bagus Darmawan, kini jenazah Elang Aprian diamankan tim SAR gabungan di sungai Desa Tambak Sumur.