Hujan deras yang mengguyur Ibukota sesaat tadi langsung bisa dirasakan imbasnya. Hujan disertai angin kencang tersebut menyebabkan beberapa ruas di tol dalam kota tergenang hingga tidak bisa dilewati pengendara.
Bus Transjakarta Koridor IX (Pinang Ranti-Pluit) dan Koridor X (Ciliitan- Tanjung Priok) akan beroperasi pada Desember 2010 nanti. Tetapi sarana dan prasarana bus tanpa hambatan ini sudah tidak terawat dengan baik. Pemprov DKI harus segera memperbaiki demi kenyamanan penggunannya.
Hari pertama kembali ke Jakarta, menginap di hotel yang sangat betawi. Lalu berkeliling Kota Tua melihat bangunan-bangunan peninggalan jaman Belanda yang masih kokoh berdiri. Meneropong Jakarta dari Puncak Monas dan bertandang ke rumah Si Pitung.
Tiga calon jamaah haji (Calhaj) kloter 21 harus ditunda keberangkatannya ke tanah suci Mekkah. Pasalnya, mereka mengalami gagal ginjal akut, stroke dan jantung.
Perjalanan pulang kembali ke Jakarta, kami menyempatkan untuk singgah di beberapa pulau seperti Pulau Karya, Pulau Panggang, Pulau Burung dan Pulau Onrust.
Edy, sang guide yang menemani kami 24 jam penuh selama 3 hari, sejak 14-16 Oktober 2010 di Taman Nasional Tanjung Puting telah mengajari saya banyak hal, yang terkadang dengan semua pengetahuan yang diberikan kepada saya, membuat saya sedikit berkecil hati. Betapa saya merasa malu bahwa saya belum pernah benar-benar perduli dengan semua informasi tersebut sebelum saya menginjakkan kaki di Taman Nasional Tanjung Puting.
Pantai Maluk terletak di wilayah Sumbawa Barat. Keindahannya tentu tak perlu diragukan. Lebih dari itu pantai ini memiliki fasilitas umum yang memadai membuat pengunjung nyaman menikmati alam.
Tubuh sudah tidak karuan rasanya. Jelajah Baduy memang sudah dikira, sangat menguras tenaga. Tapi begitu mendengar destinasi selanjutnya adalah Tanjung Lesung, vitalitas melonjak dan mood luar biasa tinggi. Pantaiiiiii...