Seorang perempuan yang diduga terlibat pengiriman paket bahan peledak di atas pesawat kargo bertujuan Amerika Serikat (AS) ditangkap. Perempuan itu ditangkap Pasukan Keamanan Yaman di rumahnya, di Sanaa.
Otoritas AS kian meningkatkan kewaspadaan menyusul temuan paket bahan peledak asal Yaman di pesawat kargo. Bahkan jet-jet tempur AS dan Kanada sempat dikerahkan untuk mengejar dan mengawal sebuah pesawat Uni Emirat Arab karena diduga membawa paket asal Yaman.
Temuan paket bahan peledak di pesawat-pesawat kargo bertujuan AS menimbulkan kekhawatiran akan ancaman serangan teroris. Temuan paket yang berasal dari Yaman itu mendorong Australia untuk memperketat pemeriksaan kargo dari Timur Tengah.
Menyusul temuan paket bahan peledak di pesawat bertujuan AS, perusahaan FedEx dan UPS bergerak cepat untuk merespons kemungkinan serangan teroris dengan menggunakan layanan mereka. Perusahaan pengiriman paket Amerika itu menutup seluruh jalur pengiriman dari Yaman.
Ancaman serangan teroris mengintai Amerika Serikat. Ini terkait dengan ditemukannya paket-paket berisi bahan peledak dalam pesawat kargo bertujuan ke AS. Penemuan paket itu berkat informasi dari Arab Saudi. Washington pun berterima kasih pada Saudi.