Varian influenza A H3N2 tengah menjadi sorotan. Strain ini terus mengalami mutasi dan dikaitkan dengan penyebaran yang lebih cepat dan gejala yang lebih berat.
Peneliti China temukan varian baru Influenza D Virus (IDV) yang dapat bereplikasi di sel manusia. Meski berpotensi, risiko penularan antarmanusia masih rendah.