Eskalasi kekerasan terbaru menunjukkan seberapa jauh Suriah dari kestabilan. Presiden Ahmed al-Sharaa harus mempertaruhkan otoritasnya di sejumlah wilayah.
Israel menyerbu desa di Suriah bagian selatan, dalam operasi yang diklaim bertujuan menangkap anggota Jamaa Islamiya asal Lebanon. Sedikitnya 10 orang tewas.
Garda Revolusi Iran (IRGC) mengancam akan memberikan "respons yang menghancurkan" sebagai balasan terhadap Israel atas pembunuhan komandan militer Hizbullah.
Kunjungan Presiden sementara Suriah ke Arab Saudi jadi sinyal bahwa pemerintahannya menjauh dari pengaruh Iran, berbeda dari pemimpin sebelumnya, Bashar Assad.
Dua tentara Amerika Serikat dan seorang penerjemah tewas di Suriah tengah. Korban meninggal usai ditembak oleh pelaku yang diduga anggota kelompok ISIS.