Konflik pemerintah Mali dengan pemberontak terus berlangsung. Yang terbaru, militer Rusia mensuplai bantuan senjata untuk militer Mali di tengah kekhawatiran serangan baru pemberontak.
Intervensi militer Prancis di Mali terhadap para militan Islam terus berlangsung. Kelompok Al-Qaeda di Semenanjung Arab pun menyerukan untuk melakukan jihad guna melawan intervensi militer tersebut.
Pasukan Prancis telah merebut kota Kidal di bagian utara Mali, yang sebelumnya merupakan basis terbesar dari pemberontak Islam, seperti disampaikan oleh pejabat militer.
Sekelompok pemberontak Mali ingin bernegosiasi guna menghentikan aksi militer Prancis di wilayah Mali utara. Para pemberontak ini telah memisahkan diri dari pasukan pemberontak utama.
Militan Aljazair yang terkait jaringan Al-Qaeda mengancam akan melakukan lebih banyak serangan. Serangan tersebut ditujukan bagi negara-negara yang terlibat dalam konflik di Mali.
Kelompok separatis Islamis di Mali bersumpah akan membalas serangan militer Prancis di negaranya. Serangan balasan tersebut akan dilakukan di tanah air Prancis.
Serangan militer Nigeria telah menewaskan 13 anggota kelompok militan Islam Boko Haram dan kehilangan satu tentara mereka dalam baku tembak yang terjadi di Maiduguri, Nigeria pada Selasa (1/1) kemarin.