Wall Street Journal melaporkan Elon Musk akan digantikan posisinya di Tesla akibat terlalu sibuk mengurus Department of Government Efficiency (DOGE). Ia ngamuk.
Keterlibatan mendalam Elon Musk di pemerintahan Donald Trump, dukungannya pada partai sayap kanan Eropa dan kontroversi lainnya, tampaknya amat berdampak.
Keterlibatan mendalam Elon Musk dalam politik mungkin membebani kinerja penjualan Tesla di Eropa. Harga saham perusahaan mobil listrik itu pun merosot.