Kameramen Global TV, IF alias Imam Firdaus (IF) berencana untuk merekam ledakan bom di Serpong, Tangerang. Imam diyakini tidak memiliki motif jihad seperti pelaku lainnya. Lalu apa motif Imam?
Ledakan besar terjadi di Ibukota Libia, Tripoli, menyebabkan tiga stasiun televisi menghentikan siaran mereka untuk sementara. Disebutkan ledakan ini yang terbesar di Tripoli selama pemberontakan berlangsung.
Perang antara Thailand dengan Kamboja, memasuki hari ketiga. Pertempuran yang pecah hari ini menambah jumlah prajurit tewas di kedua belah pihak yang sedang bersengketa garis perbatasan itu menjadi 11 orang.
Umumnya orang-orang yang diduga terlibat gerakan terorisme dikenal tertutup dan tidak suka bersosialisasi. Karakteristik ini umum dijumpai pada orang-orang yang telah dibaiat teroris. Waspadalah!
Garis polisi masih melintang di depan rumah kontrakan Alwi Hasmi, mertua Pepi Fernando, di Perumahan Harapan Indah, Jl Seruni II No 14, Bekasi. Nasmur, Ketua RT setempat, mengatakan hubungan Pepi dan mertuanya kurang harmonis.
Global TV sudah membenarkan kalau ada kamerawannya yang bernama IF. Namun, stasiun televisi yang tergabung dalam MNC Group itu meminta Mabes Polri bisa memberikan gambar IF.
Jaringan pipa Perusahaan Gas Nasional (PGN) di Serpong sempat terancam bom Kamis lalu. Untuk mencegah hal ini terulang, PGN bakal memperketat pengawasan pipa gasnya.
Memberi iming-iming liputan eksklusif, menjadi modus operandi baru kelompok terorisme. Mereka berharap dengan liputan pers, maka misi dari aksi terornya dapat disebarkan ke penjuru dunia dengan cepat.
Orang-orang dekat IF kaget bukan main saat tahu rekannya ditangkap polisi karena dugaan kasus terorisme. Alasannya, IF tak pernah terlibat dalam golongan Islam radikal, bahkan kesehariannya dia cenderung sekuler.