Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati cukup berhati-hati menyikapi kondisi perekonomian global. Terutama ketika terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS.
Ketua Tim Reformasi Pajak Suryo Utomo mengatakan, program reformasi pajak sejatinya telah diagendakan sejak 1983-1984. Tapi masih banyak yang tak bayar pajak.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menyatakan tingkat kepatuhan pajak masih rendah. Dari total 32,7 juta pemilik NPWP, hanya 20 juta yang bayar pajak.
Jika AS punya Donald Trump dengan Trump Effect-nya yang mampu mengangkat dolar hingga ke puncaknya, RI punya Sri Mulyani yang berdampak positif ke rupiah.