Polisi menduga massa aksi demo yang rusuh di Wamena, Papua, memanfaatkan momentum Sidang Majelis Umum PBB. Berikut ini gambaran jalannya sidang tersebut.
"Itu yang nyaru, apa namanya, mahasiswa atau SMA, bukan SMA itu. Hanya pakai-pakai baju (SMA). Ya kami prihatin aja, tidak boleh begitu," kata Menhan Ryamizard.
Kapolda Papua Irjen Rudolf A Rodja sebut kerusuhan di Wamena, Papua akibat hoaks sepekan lalu. Berita bohong mengenai guru yang memanggil muridnya secara rasis.