Di tahun 2014, kecelakaan Malaysia Airlines MH370 dan AirAsia QZ8501 menjadi dua dari beberapa insiden kecelakaan pesawat yang menjadi sorotan. Ada sedikit kemiripan dari proses awal upaya pencairan asuransi pada dua insiden itu.
Memasuki hari kesembilan, korban AirAsia QZ8501 yang ditemukan terus bertambah. Hingga kini, ada 34 jenazah yang sudah dievakuasi, 9 di antaranya berhasil diidentifikasi. Bagaimana perkembangan terbaru?
Pencarian puing pesawat AirAsia QZ8501 masih terus digalakkan di hari kedelapan. Ada 8 kekuatan udara yang akan menyisir 4 sektor yang telah ditetapkan oleh Badan SAR Nasional (Basarnas).
Sepekan jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501, pengamat media sosial Awesometrics memantau ramainya perbincangan media sosial terkait tragedi ini. Berikut statistiknya.
Pencarian AirAsia QZ8501 yang hilang saat terbang dari Surabaya menuju Singapura, hari terus berlanjut melibatkan banyak armada laut dan udara. Area pencarian pun kembali diperluas menjadi 90 x 270 nautical mile.
Basarnas terus melakukan update dan memperluas objek evakuasi jenazah dan serpihan AirAsia QZ8501. Perluasan area ini dilakukan mengacu pada perhitungan aplikasi yang lazim digunakan oleh komunitas SAR seluruh dunia.
Kabasarnas Marsdya Soelistyo menduga banyak jenazah yang masih terjebak di dalam badan pesawat. Dugaan itu diambil karena penemuan jenazah makin sedikit hari perharinya.
Tim gabungan Basarnas masih terus bekerja mencari korban AirAsia QZ8501 yang jatuh di Laut Jawa. Sejauh ini sudah dipastikan 34 jenazah dievakuasi dan banyak serpihan dari pesawat Airbus 320-200 diangkat. Bagaimana perkembangannya?