Israel tengah mengembangkan alat tes virus Corona supercepat dengan menggunakan air liur. Biaya per tes ini ditaksir 25 sen Dolar AS atau sekitar Rp 3.700.
Pemerintah diminta menyeimbangkan sumber pendorong pertumbuhan, tidak hanya mengandalkan konsumsi rumah tangga semata, melainkan juga belanja pemerintah.