Rusia menanggapi keputusan Amerika Serikat yang akan mengirimkan bom cluster ke Ukraina. Menurut mereka, keputusan Washington itu adalah tindakan putus asa.
AS mengatakan akan mengirimkan bom curah yang kontroversial ke Ukraina untuk mendukung militer negara itu melawan agresi Rusia. Bagi Jerman, ini menjadi dilema.
Ukraina melaporkan pasukan Rusia terus bergerak maju di sedikitnya empat wilayah yang ada di sebelah timur negara tersebut, saat pertempuran sengit berlangsung.
PM Kamboja Hun Sen yang negaranya masih bergulat dengan sisa perang mematikan, mengingatkan Ukraina untuk tidak memakai bom cluster yang dilarang di 120 negara.