Ma'ruf Amin menolak menghadiri undangan tak resmi kampanye akbar Prabowo-Sandiaga. Ini menyusul polemik soal alumni 212 yang disebut Ma'ruf tak lagi asli.
"Kalau kemudian mereka (Alumni 212) menyatakan dukungan ke 02, misalnya, ya itu hak mereka. Di mana salahnya? Tidak ada UU apapun yang dilanggar," kata HNW.
"Tampaknya ada kaitan masalah politik dengan statusnya sebagai caleg salah satu parpol, sekaligus sebagai aktivis 212," kata Ketum PA 212 Slamet Ma'arif.
"Perlu digarisbawahi, kami tak pernah mengundang Kiai Ma'ruf secara khusus, tetapi hanya mempersilakan. Kalau beliau mau hadir, ya monggo," kata Habiburokhman.
TKN Jokowi-Ma'ruf Amin mengatakan mestinya panitia kampanye akbar Prabowo-Sandi mengirim undangan resmi ke Ma'ruf terkait pernyataan yang mempersilakan hadir.