Evakuasi korban terdampak banjir bandang di wilayah Waiwerang dan sekitarnya di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, terkendala terbatasnya alat berat.
Jaksa meminta penangkapan manajer lokasi konstruksi yang truknya diduga tergelincir ke rel kereta api dan mengakibatkan tabrakan yang menewaskan 50 orang.