Pabrik selotip di Kabupaten Mojokerto melakukan PHK terhadap 24 buruhnya. PHK ini dilakukan lantaran manajemen pabrik kesulitan finansial imbas wabah Corona.
Terdapat ribuan karyawan yang dirumahkan akibat merebaknya Corona di Sulsel. Angka ini akan bertambah setelah semua kabupaten/kota di Sulsel menyetorkan data.