Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menyebut ada ribuan orang yang terdampak akibat banjir tersebut. Banjir mulai surut hingga 10-15 cm dari semula 70 cm.
"Ciri-cirinya kan, karena CCTV-nya burem, kita masih melakukan penyelidikan digital forensic, CCTV-nya seperti apa," ujar Kapolsek Tanjung Duren Kompol Agung.
Meski begitu, polisi tetap menyelidiki kejadian itu. Polsek Tanjung Duren sendiri telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian.
Kasus bermula ketika warga mendengar teriakan di rumah korban. Saat didatangi, ditemukan anak korban memegang gunting berlumur darah setelah menusuk sang ibu.